Author : Abstrak: Download disini !
Author: Download Skripsi
Untitled
Author : Abstrak: Download disini !
Untitled
Author : Abstrak: Download disini !
Untitled
Author : Abstrak: Download disini !
Gender Pendidikan dan Literasi 2016
The Study of gender current see the gender imbalance caused by poor quality of resources women, therefore efforts made is educating women and invite them participate in the development, He for She, can have the same education, there are in the declaration of the rights of human clause 26, Related to the declaration of education is a construction in the social and education, In education cultural literacy can from reflect on the country with the quality of the best education such as Finland and the United State in the vortex of learning put the book as literacy that have been introduced since education level early, In the end, familiarity with the book will grow their love to read
Penerapan Green Office pada bagian Rumah Tangga Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Abstrak
Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan Green Office pada bagian Rumah tangga di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dan sumber data diperoleh dengan teknik pengambilan sampel purpose sampling, informan utama yang dipilih adalah Kepala Sub bagian Pemeliharaan dan Staf Sub Bagian Pemeliharaan. Teknik pengumpulan data dengan observasi partisipatif moderat, wawancara mendalam dan analisis dokumen, Validasi penelitian menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perilaku personel kantor memiliki komitmen dengan dilaksanakan green office meski belum dalam perilaku individu yang meliputi hemat kertas, hemat listrik, hemat air, pengelolaan limbah, penghijauan serta kebersihan dan kenyamanan udara di ruangan; (2) Teknologi perkantoran ramah lingkungan diterapkan teknologi informasi yaitu penggunaan e-mai, e-filling system dan grup komunikasi, (3) Bangunan fisik kantor yaitu desain bangunan dilakukan dengan desain pencahayaan alami dan penempatan lampu secara grouping serta koefisien hijau gedung; (4) pada pemanfaatan air adanya pelarangan mencuci kendaraan di kantor dan pemanfaatan air kondensasi untuk tanaman, (5) Pemilihan bahan/material kantor dilakukan dengan meminimalisir penggunaan kertan dan tisu toilet, (6) Konservasi energi pada udara dengan penggunaan AC sentral yang mengatur temperatur 24C-25C; (7) kelembaban udara sekitar 55% dan pelarangan merokok di kantor; (8) pada pencahayaan yaitu pencahayaan alami dan lampu hemat energi dipasang grouping juga dapat sensor gerak lampu di toilet; (9) Pengelolaan limbah dengan reduce dengan pengurangan penggunaan kertas dan reuse pemenfaatan kembali air hasil kondensasi AC untuk menyiram tanaman.
Implementasi Manajemen Sekolah Inklusif
Abstrak
Penelitian ini dilakukan untuk mencari format baru dengan tujuan memperbaiki pelaksanaan manajemen pendidikan inklusif di SDN Klender 03 Pagi, sehingga diperoleh hasil yang optimal dalam melayani anak berkebutuhan khusus (ABK). Fokus penelitian ini adalah “Bagaimana implementasi manajemen sekolah inklusif di SDN Klender 03 Pagi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur-DKI Jakarta agar diperoleh hasil optimal dalam melayani anak berkebutuhan khusus” dengan melakukan analisis terhadap manajemen sekolah inklusif, meliputi manajemen kesiswaan, kurikulum, tenaga pendidikn dan kependidikan, pembelajaran, penilaian, pembiayaan, sarana dan prasarana, dan pemberdayaan masyarakat dalam pendidikan inklusif. Penelitian dilakukan melalui studi kasus bagian dari metode penelitian kualitatif. sumber informasi adalah Kepala Sekolah, guru-guru, peserta didik, masyarakat, orang tua murid dan Komite sekolah. data dikumpulkan melalui wawancara, analisis dokumen dan observasi. setelah cross check data primer dari literature yang ada, dilakukan konfirmasi. Temuan Penelitian dideskripsikan, divalidasi dengan melakukan triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen sekolah inklusif belum efektif, pelayanan pada anak berkebutuhan khsusu belum optimal dan tidak sesuai dengan kekhususannya. Penyelenggaraan manajemen sekolah inklusif harus diperbaiki. sebagai solusi, bidang-bidang dalam manajemen sekolah inklusif agar segera dibenahi sehingga pelaksanaannya menjadi efektif dengan hasil optimal dalam meningkatkan kualitas pendidikan, menuntaskan wajib belajar dua belas tahun serta mewujudkan pendidikan untuk semua dapat terlaksana
Kata Kunci:
Manajemen Sekolah Inklusif
Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Kerja dan Ketahanmalangan Guru SMKN di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat
Penelitian bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Ketahanmalangan Guru, Motivasi Kerja Guru terhadap Ketahanmalangan dan Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Motivasi Kerja Guru. Penelitian menggunakan metode survey, dengan pendekatan analisis jalur. Populasi berjumlah 81 guru, dengan teknik pengampilan sampel random sampling, diperoleh sampel sebanyak 62 guru. Instrumen penelitian berupa angket dengan model Skala Likert. Keterandalan instrumen dihitung dengan rumus Alpha Cronbach. Data dianalisis dengan teknik korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Terdapat pengaruh positif Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah (X1) terhadap Ketahanmalangan Guru (X3) dengan persamaan regresi Y3 = 9,871 + 0,916 X1 Koefisien diterminasi sebesar 0,5913 (34,96%) dan koefisien korelasi (r13) sebesar 0,767 pada taraf a = 0,05;2) terdapat pengaruh positif Motivasi Kerja (X2) terhadap Ketahanmalangan guru (X3) dengan persamaan regresi Y3 = 6,36 + 0,915 X2 koefisien diterminasi sebesar 0,7534 (56,76%) dan koefisien korelasi (r23) sebesar 0,853 pada taraf a=0,05;3) terdapat pengaruh gaya Kepemimpinan (X1) terhadap motivasi kerja (X2) dengan persamaan regresi Y2=3,630 + 0,915 X1 koefisien diterminasi sebesar 0,3624 (13,13%) dan koefisien korelasi (r12) sebesar 0,602 pada taraf a=0,05. secara garis besar, gaya kepemimpinan mempunyai dampak terhadap motivasi kerja dan ketahanmalangan guru.
Kata kunci : gaya kepemimpinjan, ketahanmalangan, motivasi kerja
Hubungan antara Kemampuan Perencanaan Strategik, Ketahanmalangan dan Pemberdayaan Dosen dengan Produktivitas Kerja Ketua Progtam Studi pada Universitas swasta di Jakarta Timur
Abstrak
The Objective of the research is to study the relationships of Strategic Planning Competence. Adversity Quotient, and Lecture Empowerment with work productivity of the Head of Study Program in Private University. The research was conducted at the private university with a sample 0f 60, selected randomly. The research concludes that there is a positive correlation between: (1) Strategic Planning Competence and Work Productivity; (2) Adversity Quotient and Work Productivity; (3) Lecturer Empowerment and Work Productivity. Furthermore, there is positive correlation between (4) Strategic Planning Competence, Adversity Quotient and Lecturer Empowerment with work productivity. Based on the results, Work Productivity could be enhanced by improving strategic planning competence, adversity quotient, and Lecturer Empowerment
Keywords : Strategic Planning Competence, Adversity Quotient, Lecturer Empowerment, Work Productivity
6th Pedagogy International Seminar 2015 “The Development of Pedagogical Eucation From Perspective of the 21st Century and Cooperation ASEAN Educator Community
With the existence of textbooks, students are led to practice or try out the theories that have been learned from the book. The teacher’s role is very important and strategic for all educational function. In order to prepare the child towards a democratic life, in which, among others, is characterized by the values of life which is egalitarian, the teacher’s role is very important as agenst of gender socialization. The lower the education level, the more important this role, because at that time the construction value of the child is still malleable (influenced). Guru and educational software in school is still characterized by traditional gender values. As a result, the creation of a learning experience also tends to reinforce traditional gender values which had previously socialized to children. Textbooks gender orientes character is a book designed for use in class and carefully arranged in the form of learning tools that contain personality. behavior, character, temper and character are actualized through a series of attitudes (attitudes), behavioral (behaviors), motivation (motivations), and skills (skill) in a cultural concept that seeks to make a distinction (distinction) in term of roles, behavior, mentality, and emotional characteristics between men and women is growing in society
Keyword; Textbooks, gender, attitude, character, motivation, mental, emotional, men, women