PERBANDINGAN PENGGUNAAN MINYAK ZAITUN, VCO DAN MINYAK JOJOBA TERHADAP SIFAT FISIK BALSEM STICK JINTAN HITAM (Nigella sativa L.) DAN AKTIVITAS ANTIINFLAMASI SUBAKUT

Sifat fisik balsem stick dipengaruhi oleh komponen yang digunakan yaitu minyak, lilin dan lemak. Penggunaan minyak yang memiliki kandungan asam lemak yang berbeda akan mempengaruhi sifat fisik balsem stick. Pemilihan komponen yang tepat diharapkan akan menghasilkan titik lebur dan kekerasan yang baik dan sesuai dengan persyaratan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh minyak zaitun, VCO dan minyak jojoba terhadap sifat fisik balsem stick. Pengujian sifat balsem stick meliputi uji organoleptik, homogenitas, titik lebur dan kekerasan. Hasil pengujian sifat fisik ini diperoleh penggunaan VCO memiliki titik lebur dan kekerasan yang tinggi yaitu 56˚C dan 2,83 mm. Hasil data statistik menunjukkan sig <0,05 yang berarti terdapat perbedaan dari setiap formula. Balsem stick jintan hitam dari setiap fomula dilakukan aktivitas antiinflamasi subakut. Aktivitas antiinflamasi subakut menggunakan metode granuloma pouch dengan penginduksian karagenan. Parameter yang diamati adalah jumlah leukosit total. Hasil data statistik menunjukkan bahwa jumlah leukosit kontrol negatif berbeda bermakna pada seluruh kelompok (p<0,05). Ketiga formula juga menunjukkan jumlah leukosit totalnya berbeda bermakna dengan kelompok positif (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan perbedaan jenis minyak pada formula balsem stick jintan hitam tidak mempengaruhi aktivitas antiinflamasi dalam menurunkan jumlah leukosit total.

PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM ALGINAT TERHADAP GEL EKSTRAK DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis L.) SEBAGAI INHIBITOR TIROSINASE

Daun teh hijau (Camellia sinensis L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung
senyawa-senyawa polifenol seperti katekin dan galokatekin galat yang dapat digunakan
sebagai inhibitor tirosinase. Dalam penelitian ini ekstrak daun teh hijau dibuat menjadi
sediaan gel dengan menggunakan natrium alginat sebagai gelling agent. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi natrium alginat terhadap
penghambatan tirosinase pada gel ekstrak daun teh hijau. Gel dibuat menjadi 3 formula
dengan masing-masing konsentrasi natrium alginat berturut-turut sebesar 2; 2,5; 3%.
Ekstraksi daun teh hijau dilakukan dengan cara refluks menggunakan pelarut metanol
50%. Hasil penelitian menunjukkan ketiga formula mempunyai nilai IC50 masing-masing
sebesar 34,80; 23,27; 20,69 μg/mL. Kesimpulan penelitian ini, bahwa sediaan dengan
natrium alginat 3% memberikan hasil penghambatan tirosinase yang paling baik dengan
IC50 sebesar 20,69 μg/mL.

PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM ALGINAT TERHADAP GEL EKSTRAK DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis L.) SEBAGAI INHIBITOR TIROSINASE

Daun teh hijau (Camellia sinensis L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung
senyawa-senyawa polifenol seperti katekin dan galokatekin galat yang dapat digunakan
sebagai inhibitor tirosinase. Dalam penelitian ini ekstrak daun teh hijau dibuat menjadi
sediaan gel dengan menggunakan natrium alginat sebagai gelling agent. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi natrium alginat terhadap
penghambatan tirosinase pada gel ekstrak daun teh hijau. Gel dibuat menjadi 3 formula
dengan masing-masing konsentrasi natrium alginat berturut-turut sebesar 2; 2,5; 3%.
Ekstraksi daun teh hijau dilakukan dengan cara refluks menggunakan pelarut metanol
50%. Hasil penelitian menunjukkan ketiga formula mempunyai nilai IC50 masing-masing
sebesar 34,80; 23,27; 20,69 μg/mL. Kesimpulan penelitian ini, bahwa sediaan dengan
natrium alginat 3% memberikan hasil penghambatan tirosinase yang paling baik dengan
IC50 sebesar 20,69 μg/mL.

PROGRAM BANK SAMPAH DENGAN MODEL DEM SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI SISWA SDN KELAPA DUA WETAN 06 PAGI JAKARTA TIMUR

Penelitian ini sebagai upaya menyelesaikan permasalahan dalam mengembangkan pendidikan
karakter melalui program bank sampah bagi siswa SDN Kelapa Dua Wetan 06 Pagi, Jakarta Timur.
Program bank sampah sebagai salah satu bentuk inkonsistensi warga sekolah dalam menerapkan karakter
peduli lingkungan. Tujuan penelitian adalah program bank sampah dapat membantu guru
menghubungkan konten mata pelajaran dengan dunia kehidupan yang sebenarnya, memotivasi siswa
untuk membangun hubungan antara pengetahuan dan penerapan pengelolaan sampah dalam kehidupan
mereka sehari-hari, mendidik siswa dan orang tua berwirausaha (Entrepreneurship) dalam mengolah
sampah bernilai ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan
menggunakan model DEM (Discrepancy Evaluation Model). Penerapan Model DEM pada penelitian ini
adalah: (a) tahap penyusunan desain Program Bank Sampah; (b) tahap instalasi penetapan kelengkapan
program; (c) tahap proses pelaksanaan dan pengukuran tujuan program bank sampah; (d) tahap produk
serta pembandingan program bank sampah dengan produk lainnnya; dan (d) pembuatan kebijakan atas
program bank sampah. Model DEM dalam program ini digunakan agar mampu menjawab dan
menjembatani masalah terkait dengan penyelenggaraan program bank sampah sebagai upaya
peningkatan pendidikan karakter bagi siswa SDN Kelapa Dua Wetan 06 Pagi, Jakarta Timur. Hasil
Program Bank Sampah diharapkan dapat menemukan/mengembangkan dan mencari solusi terhadap
permasalahan program bank sampah. Kegiatan Program Bank Sampah dapat membantu guru untuk
menghubungkan konten mata pelajaran dengan dunia kehidupan yang sebenarnya, memotivasi siswa
untuk membangun hubungan antara pengetahuan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Membantu orang tua memanfaatkan sampah sisa/barang tidak terpakai, mendidik siswa dan orang tua
berwirausaha (Entrepreneurship)

PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM ALGINAT TERHADAP GEL EKSTRAK DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis L.) SEBAGAI INHIBITOR TIROSINASE

Daun teh hijau (Camellia sinensis L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung
senyawa-senyawa polifenol seperti katekin dan galokatekin galat yang dapat digunakan
sebagai inhibitor tirosinase. Dalam penelitian ini ekstrak daun teh hijau dibuat menjadi
sediaan gel dengan menggunakan natrium alginat sebagai gelling agent. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi natrium alginat terhadap
penghambatan tirosinase pada gel ekstrak daun teh hijau. Gel dibuat menjadi 3 formula
dengan masing-masing konsentrasi natrium alginat berturut-turut sebesar 2; 2,5; 3%.
Ekstraksi daun teh hijau dilakukan dengan cara refluks menggunakan pelarut metanol
50%. Hasil penelitian menunjukkan ketiga formula mempunyai nilai IC50 masing-masing
sebesar 34,80; 23,27; 20,69 μg/mL. Kesimpulan penelitian ini, bahwa sediaan dengan
natrium alginat 3% memberikan hasil penghambatan tirosinase yang paling baik dengan
IC50 sebesar 20,69 μg/mL.

PROGRAM BANK SAMPAH DENGAN MODEL DEM SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI SISWA SDN KELAPA DUA WETAN 06 PAGI JAKARTA TIMUR

Penelitian ini sebagai upaya menyelesaikan permasalahan dalam mengembangkan pendidikan
karakter melalui program bank sampah bagi siswa SDN Kelapa Dua Wetan 06 Pagi, Jakarta Timur.
Program bank sampah sebagai salah satu bentuk inkonsistensi warga sekolah dalam menerapkan karakter
peduli lingkungan. Tujuan penelitian adalah program bank sampah dapat membantu guru
menghubungkan konten mata pelajaran dengan dunia kehidupan yang sebenarnya, memotivasi siswa
untuk membangun hubungan antara pengetahuan dan penerapan pengelolaan sampah dalam kehidupan
mereka sehari-hari, mendidik siswa dan orang tua berwirausaha (Entrepreneurship) dalam mengolah
sampah bernilai ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan
menggunakan model DEM (Discrepancy Evaluation Model). Penerapan Model DEM pada penelitian ini
adalah: (a) tahap penyusunan desain Program Bank Sampah; (b) tahap instalasi penetapan kelengkapan
program; (c) tahap proses pelaksanaan dan pengukuran tujuan program bank sampah; (d) tahap produk
serta pembandingan program bank sampah dengan produk lainnnya; dan (d) pembuatan kebijakan atas
program bank sampah. Model DEM dalam program ini digunakan agar mampu menjawab dan
menjembatani masalah terkait dengan penyelenggaraan program bank sampah sebagai upaya
peningkatan pendidikan karakter bagi siswa SDN Kelapa Dua Wetan 06 Pagi, Jakarta Timur. Hasil
Program Bank Sampah diharapkan dapat menemukan/mengembangkan dan mencari solusi terhadap
permasalahan program bank sampah. Kegiatan Program Bank Sampah dapat membantu guru untuk
menghubungkan konten mata pelajaran dengan dunia kehidupan yang sebenarnya, memotivasi siswa
untuk membangun hubungan antara pengetahuan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Membantu orang tua memanfaatkan sampah sisa/barang tidak terpakai, mendidik siswa dan orang tua
berwirausaha (Entrepreneurship)

PROGRAM BANK SAMPAH DENGAN MODEL DEM SEBAGAI STRATEGI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI SISWA SDN KELAPA DUA WETAN 06 PAGI JAKARTA TIMUR

Penelitian ini sebagai upaya menyelesaikan permasalahan dalam mengembangkan pendidikan
karakter melalui program bank sampah bagi siswa SDN Kelapa Dua Wetan 06 Pagi, Jakarta Timur.
Program bank sampah sebagai salah satu bentuk inkonsistensi warga sekolah dalam menerapkan karakter
peduli lingkungan. Tujuan penelitian adalah program bank sampah dapat membantu guru
menghubungkan konten mata pelajaran dengan dunia kehidupan yang sebenarnya, memotivasi siswa
untuk membangun hubungan antara pengetahuan dan penerapan pengelolaan sampah dalam kehidupan
mereka sehari-hari, mendidik siswa dan orang tua berwirausaha (Entrepreneurship) dalam mengolah
sampah bernilai ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan
menggunakan model DEM (Discrepancy Evaluation Model). Penerapan Model DEM pada penelitian ini
adalah: (a) tahap penyusunan desain Program Bank Sampah; (b) tahap instalasi penetapan kelengkapan
program; (c) tahap proses pelaksanaan dan pengukuran tujuan program bank sampah; (d) tahap produk
serta pembandingan program bank sampah dengan produk lainnnya; dan (d) pembuatan kebijakan atas
program bank sampah. Model DEM dalam program ini digunakan agar mampu menjawab dan
menjembatani masalah terkait dengan penyelenggaraan program bank sampah sebagai upaya
peningkatan pendidikan karakter bagi siswa SDN Kelapa Dua Wetan 06 Pagi, Jakarta Timur. Hasil
Program Bank Sampah diharapkan dapat menemukan/mengembangkan dan mencari solusi terhadap
permasalahan program bank sampah. Kegiatan Program Bank Sampah dapat membantu guru untuk
menghubungkan konten mata pelajaran dengan dunia kehidupan yang sebenarnya, memotivasi siswa
untuk membangun hubungan antara pengetahuan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Membantu orang tua memanfaatkan sampah sisa/barang tidak terpakai, mendidik siswa dan orang tua
berwirausaha (Entrepreneurship)