AKTIVITAS ANTIHIPERTRIGLISERIDA DAN ANTIHIPERGLIKEMIK EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) PADA TIKUS HIPERTRIGLISERIDA DIABETES

AKTIVITAS ANTIHIPERTRIGLISERIDA DAN ANTIHIPERGLIKEMIK EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) PADA TIKUS HIPERTRIGLISERIDA DIABETES

Author :
Elly Wardani, Elly

Abstrak:
Gaya hidup yang tidak sehat (obesitas) menjadi pemicu utama meningkatnya
prevalensi diabetes mellitus dan aterosklerosis atau bahkan komplikasi keduanya.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian ekstrak
etanol 70% daun kelor (Moringa oleifera Lam.) terhadap penurunan kadar
trigliserida dan glukosa darah pada tikus putih hipertrigliseridemia dan diabetes.
Penelitian ini menggunakan 30 ekor tikus yang dibagi menjadi 6 kelompok.
Sebagai bahan pembanding digunakan Fenofibrat dengan dosis 9 mg/KgBB dan
Glibenklamid dosis 0,9 mg/KgBB. Bahan uji diberikan selama 21 hari
menggunakan 3 variasi dosis, yaitu 150 mg, 300 mg dan 600 mg/KgBB.
Berdasarkan hasil uji analisa statistik ANOVA satu arah disimpulkan bahwa dosis
300 mg/KgBB dan dosis 600 mg/KgBB mempunyai aktivitas yang sama dalam
menurunkan kadar trigliserida darah dibandingkan dengan kontrol positif
Fenofibrat dosis 9 mg/KgBB. Sedangkan ekstrak etanol 70% daun kelor dosis 150
mg/KgBB, 300 mg/KgBB dan 600 mg/KgBB mempunyai kemampuan
menurunkan kadar glukosa darah tikus yang diinduksi aloksan dan pakan tinggi
trigliserida sebanding dengan Glibenklamid dosis 0,9 mg/Kgbb.

Download disini !

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *