The present study aims to explore the types of Indonesian EFL students’ strategies to comprehend the economics texts. To identify the types of strategies, retrospections and reading comprehension tests were adopted and analyzed. The results revealed that most students with a low level of English proficiency remained more dependent on the bottom-up strategies than top-down strategies. However, using the bottom-up strategies had facilitated the students comprehend the economics texts. Thus, in spite of its limitation, the study has some implications to ESAP reading in EFL classrooms.
Author: Download Skripsi
Single-Correct Answer (SCA) and Multiple-Correct Answer (MCA) in Multiple-Choice Computer Assisted Language Testing (CALT) Program
This paper describes the use of single-correct answer (SCA) and multiple-correct answer (MCA) in assessing secondary school students’ grammar proficiency in Indonesia. There were 154 students from year 11aged 15 year old that participated in the study. From the total 154 students; 98 students participated in the SCA test session, 103 students complete the MCA test, and 84 students filled in the survey. In addition, 52 students were recorded to attend the three sessions from the study: SCA, MCA and survey. Result of the study has shown that the design of SCA and MCA in multiple-choice the computer assisted language testing (CALT) program corresponds the main principle of language testing similar to the paper-based testing format. Although the design of both SCA and MCA tests fulfilled the requirement of CALL environment such as interactivity, flexibility, content appropriateness as well as performance; as the nature of test the application of SCA and MCA test in delivering the grammar test was believed to suggest stressful environment. The authenticity setting of both SCA and MCA test which was proposed to promote the originality of students’ work was identified to drive uncomfortable testing situation. Within comparison between the SCA and MCA tests, result of the study has shown that students preferred to SCA test than the MCA test. The SCA test was believed to serve practicality for the students to complete the grammar task for the sake of number of correct answer available. Although students were challenged to complete the grammar test carried within the MCA test format, students preferred not to have such testing as it created more uncomfortable testing environment for them.
Tinjauan Pembangkit Hidrotermis Setelah Penggabungan PLTA Pompa Pada Sistem Tenaga Listrik Jawa-Madura-Bali
With the pumped storage integrated to the power system, an analysis of its scheduling is needed. The study is in the electrical power system related to hydrothermal units in the power system of Jawa-Madura-Bali (JAMALI).The scheduling is based on the daily load curve and load distribution among hydrothermal units. With pumped storage operated, the load flow will influence the stability of power system. The objective of thermal units optimization is to minimize total operation costs. Scheduling of pumped storage and optimization of thermal units are used a particle swarm optimization (PSO) technique due to its high-performance and flexibility. PSO is used as base algorithm to search for better solution. In addition power balance, water discharge and reservoir volume are considered. For the necessity of analysing it needs to simulate in forcasting load of short term, scheduling pumped storage operation, computing load flow and minimising generation costs in the power system of JAMALI.
Manajemen Perawatan Preventif Menggunakan Metode Kompleksitas Perbaikan
Untuk mempermudah dalam menghitung kegiatan perawatan mesin terutama perawatan preventif, dicoba memperkenalkan konsep “Komplesitas Perbaikan”. Kompleksitas Perbaikan merupakan suatu indeks (angka) yang mengukur tingkat kerumitan sebuah peralatan/mesin. Dengan indeks ini bisa ditentukan berbagai hal yang diantaranya adalah menentukan kebutuhan jam-orang (man-hour) suatu pekerjaan perawatan dan lama maksimum mesin berhenti beroperasi selama pekerjaan perawatan. Jam-orang suatu pekerjaan adalah merupakan angka kebutuhan tenaga kerja untuk pekerjaan tersebut. Jam-orang merupakan perkalian antara jam yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan jumlah orang yang mengerjakan pekerjaan tersebut. Waktu berhenti beroperasinya mesin dalam pekerjaan perawatan juga merupakan faktor penting dalam menentukan berapa lama mesin tersebut tidak bisa memberikan pelayanan (service) atau berapa lama waktu produksi yang hilang karena mesin tersebut tidak beroperasi. Dengan indeks kompleksitas perbaikan, kedua hal diatas dapat dengan mudah dihitung. Dapat disimpulkan bahwa dengan metode kompleksitas perbaikan, penataan pekerjaan perawatan akan lebih mudah.
Perkembangan Desain Pembangkit Uap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Jenis PWR
Telah dilakukan kajian dan analisis perkembangan pembangkit uap pembangkit listrik tenaga nuklir jenis PWR untuk mengetahui keandalan, kinerja, dan potensi ketidaksesuaian pembangkit uap. Pembangkit uap termasuk salah satu sistem yang sangat penting dalam suatu pembangkit listrik tenaga nuklir, karena pembangkit uap berfungsi untuk menghasilkan uap yang diperlukan untuk menggerakkan turbin. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) jenis PWR adalah jenis reaktor daya yang menggunakan air sebagai moderator dan uranium diperkaya sebagai bahan bakar. Kajian pada penelitian sebelumnya tentang pembangkit uap ini adalah terjadinya mekanisme degradasi yang disebabkan oleh fretting, wastage, crack, dan fatik. Untuk meminimalisir degradasi tersebut dianjurkan untuk melakukan kegiatan perawatan yang konsisten. Kajian dilakukan dengan mengumpulkan data reaktor beserta sistem yang terkait dengan pembangkit uap dari PLTN jenis PWR. Dilakukan pula kajian terhadap kriteria dan persyaratan keselamatan, tinjauan terhadap perkembangan desain pembangkit uap, serta berbagai pengalaman pengoperasian PLTN jenis PWR. Pengalaman pengoperasian PLTN PWR menunjukkan kinerja yang cukup baik, dan sampai saat ini belum pernah ada PLTN jenis PWR yang mengalami kecelakaan fatal. Dilakukan pula pengkajian terhadap
beberapa pembangkit uap PLTN jenis PWR di Amerika Serikat dan Perancis Dari hasil bahasan dapat diketahui bagaimana desain pembangkit uap PLTN jenis PWR dikembangkan sejak desain pertama sampai desain terakhir. Dapat disimpulkan bahwa desain dan teknologi keselamatan dari pembangkit uap PLTN jenis PWR dikembangkan secara bertahap untuk memenuhi peningkatan keandalan. Dewasa ini desain pembangkit uap PWR telah dikembangkan lebih kompak, vertical, kualitas uap yang tinggi, serta menunjukkan kemampuan pengoperasian dan efisiensi yang lebih baik.
Rancang Bangun Attenuator 105 MHz-990 MHz
Penggunaan Band Stop Filter pada Attenuator banyak digunakan karena rentang frekuensi attenuasi yang besar, serta perhitungan komponen yang tidak rumit. Penggunaan dioda pada rangkaian digunakan sebagai pemotong level tegangan pada sisi rangkaian pararel dan penahan arus DC pada sisi rangkaian serial. Model tipe π digunakan dengan cara pemberian arus pada baterai agar dapat memberikan level attenuasi yang besar. Rangkaian didalam attenuator ini menggunakan komponen pasif dimana komponen yang digunakan adalah sebuah dioda sebagai penyearah, kapasitor, resistor dan induktansi dan lain-lain. Metode pembuatan alat ini dengan cara merancang sebuah rangkaian yang telah ditentukan nilai komponennya. Di dalam pengujian alat ini digunakan sebuah spectrum analyzer atau function generator untuk melihat frekuensi gelombang radio yang sudah diredam.
Peran Sistem Informasi Berbasis TIK dalam Upaya Membangun Good University Governance
Membangun Perguruan Tinggi Yang Unggul dan Kompetitif bukanlah hal yang mudah, akan tetapi perguruan tinggi manapun akan dapat mencapainya apabila mampu membangun tata kelola yang baik (Good University Givernance), maka membangun GUG merupakan sebuah keniscayaan. Secara umum tata kelola terkait dengan aspek transparansi, akuntabilitas, Responsivitas, kepemimpinan, komitmen dan efisiensi dan efektifitas. Namun tata kelola menjadi persoalan lebih pelik, manakala tuntutan tata
kelola yang baik mengharuskan adanya perubahan dan inovasi dari sistem yang ada dalam mencapai visi dan misi Perguruan Tinggi. Sistem Informasi berbasis TIK adalah salah satu solusi untuk dapat mewujudkan Transparansi, efisiensi, efektifitas dan akuntabilitas Perguruan Tinggi. Sistem Informasi yang handal akan dapat memberikan layanan yang cepat, tepat dan akurat sehingga dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat khususnya sivitas akademika. Untuk mencapai tata kelola yang baik, kadang-kadang diperlukan suatu gerakan perubahan budaya organisasi secara simultan, yaitu gerakan yang mampu mengubah
semua kelemahan dan ketidakberdayaan organisasi menjadi lebih handal dan produktif. Dengan demikian, diperlukan reorganisasi dan pemberdayaan di semua lini organisasi, sehingga dengan tata kelola yang baik akan dapat dicapai kesuksesan organisasi sebagaimana yang dicita-citakan.
Kajian Perhitungan dan Penerapan Algoritma RSA pada Proses Pengamanan Data
Algoritma RSA merupakan salah satu kriptografi asimetri, yang menggunakan dua kunci berbeda yaitu kunci public (public key) dan kunci pribadi (private key). Kunci publik bersifat tidak rahasia sedangkan kunci pribadi bersifat rahasia. Dalam kriptografi asimetri, dua kunci tersebut diatur sehingga memiliki hubungan dalam suatu persamaan aritmatika modulo. Dalam dunia kriptografi terdapat dua profesi, yakni kriptografer dankriptanalis. Seorang kriptografer akan berusaha untuk menciptakan algoritma kriptografi sekompleks mungkin, sedangkan seorang kriptanalis akan berusaha untuk memecahkan algoritma tersebut agar dapat mengetahui pesan yang dirahasiakan. Kriptanalis berperan sebagai penguji dari suatu algoritma kriptografi atau menjadi penyerang untuk mengetahui informasi rahasia yang sesungguhnya tidak berhak untuk ia ketahui. Suatu serangan dapat digolongkan sebagai serangan pasif, yakni serangan yang tidak merubah isi dari pesan, atau serangan aktif, yang dapat mengubah isi dari suatu pesan. Meskipun kriptografi asimetri menggunakan kunci publik yang dapat melewati saluran tanpa pengamanan, namun bukan berarti kriptografi ini tidak bebas dari serangan. Metode timing attacks memanfaatkan proses perhitungan suatu kunci, sehingga jika terdapat suatu kebocoran selama pemrosesan, maka informasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kunci pribadi yang digunakan. Pencegahan terhadap timing attacks dapat dilakukan dengan cara memodifikasi persamaan aritmatika modulo yang digunakan, sehingga menambah kompleksitas dari perhitungan. Pada makalah ini akan dibahas bagaimana algoritma RSA diterapkan dan diaplikasikan serta pencegahannya terhadap adanya timing attacks.
PENDIDIKAN HOLISTIK DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP/MTs
Pola pendidikan di Indonesia terbentuk melalui sejarah yang panjang. Dimulai pada
jaman Hindu-Buddha sampai penjajahan Jepang, pola pendidikan yang terbentuk
hampir sama yaitu guru dianggap sebagai orang yang sangat dimuliakan karena peran
guru diambil oleh kaum Brahmana (jaman Hindu-Buddha), ustad/ajengan (jaman
perkembangan agama Islam), pemuka agama Katolik Roma (jaman penjajahan
Portugis), tokoh agama Protestan (jaman penjajahan Belanda) dan tokoh pribumi
yang dianggap berpengaruh (jaman penjajahan Jepang).
Namun pola tersebut sudah tidak dapat diterapkan karena guru bukan satu-satunya
sumber informasi pada saat peserta didik belajar. Belajar juga bukan lagi hanya
belajar di dalam kelas tapi juga diluar kelas dengan mengembangkan aspek kognitif,
afektif dan psikomotor serta soft skills.
Tujuan pembuatan tulisan ini adalah untuk merevitalisasikan kembali pembelajaran
sejarah diperlukan agar peserta didik tidak hanya hapal tapi justru memahami esensi
belajar sejarah itu sendiri melalui pendidikan yang holistik (menyeluruh). Peserta
didik harus tahu bahwa hidup mereka sekarang ini karena jasa para pahlawan bangsa
yang sudah memperjuangkan kemerdekaan. Tentu saja bukan hal yang mudah
ditengah budaya yang berkembang sekarang ini.
Pendidikan holistik merupakan sebuah perjalanan pendidikan untuk aktualisasi diri
dan realisasi diri melalui hubungan dan keterkaitan antara individu, kelompok dan
dunia sehingga terintegrasi satu sama lain. Pendidikan formal hanyalah titik awal dari
proses seumur hidup.
Hello world!
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!