Author : Abstrak: Download disini !
Category: Repository
Untitled
Author : Sagita, Rezanov Abstrak: Download disini !
Untitled
Author : Abstrak: Download disini !
The Role Of Shareholders And Good Corporate Governance In Sharia Banks
The variables used in this research are the role of audit committee and
internal audit as the dependent variables and the implementation of
good corporate governance as the independent variable. This research
employs a purposive sampling to determine the samples based on certain
criteria and 3 (three) Sharia banks are obtained since they have met the
pre-determined criteria. The primary data are obtained through
questionnaires distributed to 43 employees of Audit Committee,
Internal Auditor, and GCG as the respondents. This research employs a
Multiple Linear Regression Analysis as its technical analysis. The results
of this research show that the role of audit committee positively and
significantly influences the implementation of good corporate
governance.
Untitled
Author : Abstrak: Download disini !
Untitled
Author : Abstrak: Download disini !
PENGUATAN SISTEM PELAYANAN KESEHATAN LANJUT USIA
Kegiatan ini hendak mengupayakan permasalahan yang ada pada mitra, dalam rangka mengembangkan
sistem informasi pelayanan kesehatan dasar guna mendukung surveilans kesehatan lanjut usia berbasis
masyarakat. Mitra dalam program ini adalah Panti Sasana Tresna Werdha Karya Bakti RIA
Pembanguna, Cibubur, Jakarta Timur. Permasalahan kelompok mitra adalah: (1) Penanganan dan
pelayanan kesehatan lansia lambat dan konvensional; (2) Belum tersedianya sistem informasi pelayanan
kesehatan lansia; (3) Belum ada standarisasi tarif dan mekanisme pembayaran bagi penghuni lansia; (4)
Kualitas dan responsibililty tenaga kesehatan pemberi layanan PSTW rendah dan terbatas. Solusi program
ini adalah: (1) Memberikan pelatihan senam kesehatan lansia dan penyuluhan kesehatan lansia; (2)
memberikan pelatihan manajemen bagi sumber daya manusia, yaitu: pendamping lansia (care giver),
pekerja sosial, staf administrasi; (3) memberikan pelatihan kreatifitas pada anggota lansia PSTW Karya
Bakti RIA Pembangunan; (3) melakukan program pendampingan (care giver) bagi lansia baik dalam
memberikan pelayanan kesehatan maupun berkomunikasi interpersonal yang baik. Target program
adalah: (1) memberikan pelatihan dan pembimbingan masalah pengelolaan sistem pelayanan kesehatan
lansia serta implementasinya agar dapat diberikan kepada penghuni pada Panti Lansia Sasana Tresna
Werdha RIA Pembangunan, Cibubur, Jakarta Timur; (2) mitra sasaran khususnya stakeholder, pekerja
sosial dan caregiver lansia PSTW RIA Pembangunan memiliki pengetahuan dan keahlian dalam melayani
penghuni; (3) peningkatan pengelolaan system pelayanan kesehatan lansia sehingga mutu layanan kepada
lansia dapat ditingkatkan.
Untitled
Author : Endayani Safitri, Debby Abstrak: Download disini !
Untitled
Author : Abstrak: Download disini !
HUBUNGAN PENGELUARAN, SKOR POLA PANGAN HARAPAN (PPH) KELUARGA, DAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI-PROTEIN DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 2-5 TAHUN
ABSTRACT
Nutritional problem was a complex problem that could be viewed from a variety of
factors directly and indirectly causes the problem of malnutrition is described in the frame of
UNICEF (1998). The objective of study was to determine the relationship of food
expenditure, score of Food Pattern Expectancy (PPH), and the level of energy protein
consumption and nutritional status of children aged 2-5/year. This research used cross
sectional study. Percentages on income level was greater than or equal to
Rp1.236.991,00/month amounted to 92,1% and 7,9% with income of less than Rp
1,236,991/month. Based on index of W/A, 85,5% of respondents had a good nutritional
status, poor nutritional status of 3,9%, moderate status of 9,2%, and 1,3% overweight.
Children under 5 years old had normal height more than stunting. Most of the respondents
12 Volume 1, Nomor 1, Januari─Juni 2016
had less energy intake (53,9%), 36,8% had more protein intake, protein intake adequate of
28,9%, and protein intake was less by 34,2%. Most of the respondents (93,4%) had a good
socio-economic level. The family that had ideally food pattern expectancy were 2,6% and
97,4% not ideal which is the ideal PPH score> 100%. There was no relationship between age,
sex, number of family members, father’s education, father’s occupation, mother’s occupation,
energy intake, and protein intake with nutritional status (W/A). There was no correlation
between the total score of PPH, socioeconomic, and nutritional status (H/A). The statistical
test found that there was a relationship between maternal education and family income with
infant nutritional status (W/A).
ABSTRAK
Masalah gizi merupakan masalah kompleks yang dapat dilihat dari berbagai
faktor penyebab langsung dan tidak langsung terjadinya masalah gizi kurang yang
digambarkan dalam kerangka pikir UNICEF (1998). Penelitian ini merupakan
penelitian Cross Sectional. Persentase terbesar ada pada tingkat pendapatan lebih
atau sama dengan Rp1.236.991,00/bulan sebesar 92,1% dan sebesar 7,9% dengan
tingkat pendapatan kurang dari Rp1.236.991,00/bulan. Berdasarkan indeks BB/U,
sebesar 85,5% responden mempunyai status gizi baik, status gizi buruk sebesar 3,9%,
status gizi kurang sebesar 9,2%, dan status gizi lebih sebesar 1,3%. Berdasarkan
indeks TB/U, balita yang mempunyai tinggi badan normal lebih banyak
dibandingkan yang tidak normal (72,4%), sangat pendek (13,2%), pendek (11,8%),
dan tinggi (2,6%). Sebagian besar responden mempunyai asupan energi yang kurang
(53,9%). Sebesar 36,8% mempunyai asupan protein lebih, asupan protein baik
sebesar 28,9%, dan asupan protein kurang sebesar 34,2%. Sebagian besar (93,4%)
responden hidup dalam keluarga dengan tingkat sosial ekonomi mampu. Hampir
seluruh (97,4%) responden memiliki skor pola pangan harapan tidak ideal. Umur,
jenis kelamin, jumlah anggota keluarga, pendidikan ayah, pekerjaan ayah, pekerjaan
ibu, asupan energi, dan asupan protein tidak berhubungan dengan status gizi balita
(BB/U). Tidak ada hubungan antara total sosial ekonomi dan skor PPH dengan
status gizi balita (TB/U). Pendidikan ibu dan pendapatan keluarga berhubungan
dengan status gizi balita (BB/U).